Senin, 07 Februari 2022

Menulis Itu Mudah

"Seorang bayi lahir sudah memiliki bekal dan potensi dari yang Maha Kuasa. Namun, apakah bekal dan potensi itu bisa berkembang bergantung dari proses kehidupan ini membentuknya. Demikian juga passion kita sebagai manusia dewasa. Pada saat kita mencari jati diri dan passion yang pas dalam diri kita. Proses yang kita lalui tentunya tidak mudah, penuh tantangan dan bahkan memakan waktu yang lama. Namun, ketika kita sudah menemukan passion itu perjuangan selama ini menjadi tidak berasa dan kita menjadi bahagia"

Dari gambaran ilustrasi di atas sangat jelas segala sesuatu itu membutuhkan proses. Maka, Judul "Menulis Itu Mudah". Apakah benar - benar mudah??Pada kenyataannya kita sering kali dalam menulis kita menghadapi situasi- situasi yang membuat diri kita sulit.Seperti kehabisan kata, motivasi berkurang karena di kritik, tidak percaya diri, kesulitan membagi waktu, menemukan ide untuk tulisan, dan lain sebagianya. 


Seorang penulis terkenal yaitu Prof. Dr. Ngainun Naim mengatakan," Kunci utama bisa menulis itu mudah adalah praktek,Apa yang di praktekkan?Yang dipraktekan adalah sebuah kunci. Kunci tersebut berisi langkah agar Menulis Itu Mudah dalam makna sebenarnya".


Masih menurut Prof. Naim. "Kunci- kunci ini jika dipraktekan dengan benar maka kunci itu akan menjadi optimal dan menulis menjadi lebih mudah benar - benar terjadi. Apa kunci itu?".


Pertama ubah pola pikir. Bagaimana maksudnya? Di dalam masyarakat kita itu sudah ada kesan MENULIS ITU SULIT. Ini tidak hanya menjadi kesan tetapi juga menjadi PENGETAHUAN, bahkan kemudian menjadi KESADARAN. Menulis pada akhirnya betul - betul menjadi sulit. 


Rubah pola pikir itu. Bangun pemahaman, keyakinan, dan kesadaran bahwa MENULIS ITU MUDAH. Tanamkan dalam diri, tanamkan sekuat - kuatnya. Saat menghadapi kesulitan menuangkan ide dalam kalimat, yakinkan diri bahwa menulis itu mudah. Begitu seterusnya, nanti tulisan akan mampu bisa kita selesaikan. Kita tidak mudah putus asa.


Kedua BERLATIH MENULIS. Teori menulis itu penting tapi jika hanya belajar teori, seumur hidup kita tidak akan pernah bisa menulis. Banyak sekali penulis yang justru sekolahnya tidak ada hubungannya dengan dunia menulis. Mereka bisa menulis secara disiplin setiap hari. Jadi,  teruslah menulis meski itu hanya satu paragraf.


Ketiga banyak membaca. Menulis itu ibarat mengeluarkan TABUNGAN BACAAN yang ada di otak kita. Jika tidak pernah membaca terus apa yang akan dikeluarkan?Bacalah sedikit demi sedikit. Bisa satu dua halaman dulu , berhenti, renungkan, jika ada yang penting catat. UTAMAKAN PAHAM, BUKAN KATAM.


Keempat MELUANGKAN WAKTU.Kuncinya pada managemen waktu. Jangan Menunggu Waktu Luang tetapi Luangkan Waktu Menulis. 


Kelima rajinlah mengamati, mencatat, dan mengolah apa yang sudah di catat menjadi tulisan.


Keenam belajarlah menulis kepada para penulis. Kunjungi, baca, dan tinggalkan komentar pada blog teman - teman sambil belajar.


"Sekali lagi untuk mengoptimalkan keenam kunci tersebut harus praktik, kata Prof Naim".


Yang tidak kalah penting sebagai penulis kita membutuhkan komitmen, konsistensi dan tanggung jawab agar kita semakin terbiasa menulis. Bisa karena terbiasa. Menulis Itu Mudah. 


"Perhatikan Pikiranmu karena itu akan menjadi Kata - Katamu, Perhatikan Kata - Katamu karena itu akan menjadi Tindanmu, Perhatikan Tindakanmu  karena itu akan menjadi Kebiasaanmu, Perhatikan Kebiasaanmu karena itu akan menjadi Karaktermu, Perhatikan Karaktermu karena itu akan menjadi takdirmu dengan kata lain apa yang Kita Pikirkan demikian Takdir Kita"


"Margaret Thatcher"

22 komentar:

  1. Resume penuh makna, penutup yg indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bu semangat selalu ...salam literasi

      Hapus
  2. Luar biasa, sangat menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari Bu belajar bersama dan semangat berkarya

      Hapus
  3. Practice makes perfect..setuju pak..🤩

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bu .. teori lebih mudah praktik yang harus lebih ekstra.....semangat selalu Bu ..salam literasi

      Hapus
  4. mantap pak, malam ini dibuka oleh pak Sigid dan di tutup oleh pak Sigid. saya tertarik dari kutipan pembuka dan kutipan penutup. mungkin jika ada sumbernya bisa ditulis. tapi jika ini buah permenungan kita maka mantap... sukses selalu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bapak dan terima kasih masukannya

      Hapus
  5. Woi....muantap and kereeen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah...semangat untuk terus belajar Bu

      Hapus
  6. Wow keren pak, dengan ciri khas yg menawan ,selalu smngat pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aminn semangat selalu Bu semoga bisa trus konsisten

      Hapus
  7. Gaya penulisan yg menarik Pak. I like it!
    Semangat hingga akhir pertemuan Pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aminn Bu saling supot ya Bu...salam literasi

      Hapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung. Semoga hari Anda menyenangkan dan Sukses selalu. Tuhan Memberkati