Sabtu, 12 Februari 2022

Branding Sekolah Melalui Majalah Sekolah


" BERUBAH ATAU MATI"
. Kata itu sering kita dengar tidak hanya di film - film. Dalam dunia nyata juga sering kita diingatkan dengan kata tersebut. Persaingan membuat kita terus mengatur strategi agar tidak tertinggal dan memaksa kita untuk berubah. Demikian juga dengan sekolah. Pada masa kini sekolah juga harus memiliki keunggulan, ciri khas dan tawaran menarik agar banyak yang bersekolah di sekolah kita.
Oleh sebab itu, kita perlu membuat Branding Sekolah. Mengapa kita perlu Branding???Setidaknya ada 2 alasan penting mengapa kita perlu Branding.
Pertama Mudah Dikenali
Persaingan semakin besar, maka branding harus diperbesar pula. Dengan branding yang kuat, kekasan sekolah akan lebih dikenal masyarakat dan sekolah tersebut akan menjadi pilihan utama ketika orang tua mau  menyekolahkan anaknya.
Kedua Media Promosi
Bisa menjadi alat promosi. Branding yang sudah dibentuk dan perlahan-lahan menjadi kuat akan membuat sekolah mendapatkan media promosi yang maksimal secara bersamaan tanpa usaha yang berlebihan.
Salah satu cara kita Branding Sekolah adalah menggunakan Majalah Sekolah. Mengapa Majalah Sekolah?? Menurut Ibu Widya Setianingsih, S.Ag salah satu pakar dalam Membuat Majalah Sekolah Mengatakan. " Jangkauan Majalah Sekolah bisa sangat luas selain bisa dibaca oleh pihak warga sekolah dan masyarakat sekitar. Majalah Sekolah bisa di baca masyarakat luas tanpa ada batas karena kekuatan Majalah ini bisa di lakukan secara online."
Masih menurut Ibu Widya. " Pembuatan Majalah Sekolah memberikan banyak manfaat. Selain sebagai sarana komunikasi sekolah juga sebagai wadah untuk menampung kreativias siswa, guru, dan warga sekolah lainnya".
Hal - Hal yang perlu di perhatikan dalam membuat Majalah Sekolah :
  • Membuat Nama Majalah. Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat.Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang menginspirasi.
  • Menentukan Artikel Yang Akan Ditampilkan. 
  1. Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah masing - masing dituliskan di hal 2.
  2. Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi teraktual saat itu. 
  3. Berita Sekolah : Kegiatan - kegiatan sekolah , misalnya peringatan PHBI- PHBN, kegiatan sekolah dan lain - lain. 
  4. Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf  pendidik. 
  5. Profil Siswa Berprestasi : Menampilkan Siswa Paling Berprestasi.
  6. Karya Siswa : Menampilkan tulisan siswa, puisi, cerpen, foto hasil karya berupa kerajinan, gambar. 
  7. Kegiatan Siswa : Kegiatan outingclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game.
  8. Kuiz berhadiah : Disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dan berhadiah. 
  9. Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah. 
  10. Info dan pengumuman : Info ujian, libur dan seterusnya.

  • Mengajukan ISSBN. Agar majalah kita memiliki hak paten, maka Mengajukan ISSBN sangatlah penting. Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISSBN.
  • Menentukan Bahasa Yang Akan dipakai Dalam Majalah. Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan walimurid.
Saran

Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak. Tidak menggunakan bahasa terlalu formal/kaku. Gunakan bahasa keseharian dan pergaulan.Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi ngetrend (asalkan harus sopan).Misalnya hay gaess, hai sobat (sapaan  untuk para pembaca). Gunakan bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan  pembaca.

  • Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat. Isue-isue keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat bisa kita gunakan sebagai tema
  • Cover dan Layout Menarik. Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah. Mencerminkan tema dan isi majalah. Karena itu tampilan cover harus menarik pembaca.
  • Pembiayaan. Pembiayaan ini digunakan untuk biaya cetak majalah, membayar HR crew, pembelian hadiah kuiz,dan lain sebagainya. Untuk sumber bisa melalui Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP), BOSDA Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA dengan kode rekening biaya cetak/penggandaan dan membayar honorarium dan Sponsor bisa dengan menggandeng  walimurid yang ingin beriklan tentang usahanya dengan memasang iklan tersebut di majalah.
  • Percetakan. Tidak bisa dipungkiri percetakan merupakan faktor penting adanya majalah secara fisik.Akan tetapi bila tidak memungkinkan majalah dicetak karena beberapa hal misalnya pendanaan, situasi tidak bisa tatap muka karena pandemi maka majalah bisa juga disampaikan dalam bentuk online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook bisa juga melalui aplikasi flipbook atau photoshop.
  • Upgrade Ilmu Secara Kontinue. Agar majalah selalu Uptodate maka harus ada jadwal untuk mengupgrade ilmu bagi para crew. Misalnya pelatihan menulis, pelatihan aplikasi Corel,Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat atau mendatangkan narasumber ahli.
  • Pupuk Kekompakan Tim. Ibaratnya tubuh maka crew majalah adalah bagian team yang memiliki tugas SAMA PENTING nya. Oleh karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain adalah kunci langgengnya sebuah team
SUSUNAN REDAKSI MAJALAH SEKOLAH 
Gambar Tangkapan layar PPT Ibu Widya

1. Penasehat
Dari Yayasan Sekolah/Komite Sekolah. Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah.

2. Penanggung Jawab 
Yaitu Kepala Sekolah. Tugasnya : Bertanggung jawab  atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar.Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional) 

3. Pimpinan redaksi
Dari Guru yang ditunjuk. Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.

4. Editor 
Tugasnya: Bertanggung jawab swasunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan.

5. Reporter 
Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.

6. Fotografer 
Tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.

7. Layout 
Tugasnya mendesain majalah, dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan.

8. Bendahara 
Tugasnya: Mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah

"Jadikan Sekolah Anda Semakin Populer Dengan Hadirnya Majalah Sekolah". Silahkan download contoh majalah sekolah berikut iniCONTOH MAJALAH SEKOLAH

Sumber : Majalah Kharisma





26 komentar:

  1. Mantap pak...Bagus resumenya lengkap tertata

    BalasHapus
  2. Bagus resumenya pak Sigit 👍👍👍😊

    BalasHapus
  3. Luar Biasa Pak, Bagus dan Rapi banget

    BalasHapus
  4. Resume yg keren....lanjut pak..👍👍

    BalasHapus
  5. Mari berubah lebih baik, keren pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari Bu kita terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan agar menjadi lebih baik

      Hapus
  6. Senakin hari semakin mantap resumenya lengkap keren

    BalasHapus
  7. Berubah dan live goes on..🥰🥰 saya pilih ini ya Pak Sigit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap Bu...pilihan yang bijak....sukses selalu Bu🙏🙏

      Hapus
  8. Kereen.... Informatif... Yok tetap semangat hingga akhir kelas.... 👏👏👏

    BalasHapus
  9. Keren kali pak, bhasanya jelas, tepat, menarik pembaca untuk melakukannya

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung. Semoga hari Anda menyenangkan dan Sukses selalu. Tuhan Memberkati